Tampilkan postingan dengan label RF-ONLINE. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RF-ONLINE. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 November 2017

RF Online Loew Chapter 3 - Another Civilization, Another Race 

RF Online Lore Bagian 3 : Sebuah Ras Baru, Sebuah Peradaban Baru 


 Credit : Hana Aurellia
(Herodian: Sebuah partai politik pada zaman dahulu yang mempertahankan ajaran Raja Herod, dan yang berlawanan dengan ajaran Yesus Kristus.)

Bangsa Herodian dikenal sebagai bangsa yang paling brutal di galaksi ini. Mereka dikenal karena keberingasannya dalam perang, menghancurkan dan meratakan semua yang menghalangi dengan menggunakan teknologi tercanggih yang pernah ada, hanya untuk memenuhi kebutuhan sumber daya mereka. Ras yang lebih lemah yang terletak paling dekat dengan Vegan tidak memiliki pilihan lain selain tunduk dan patuh atau dimusnahkan oleh bangsa Herodian yang beringas. Ras lain yang menjadi saingan bangsa Herodian, yang berada di beberapa tempat di sistem tata surya bintang Taurus telah memperingati kebrutalan mereka yang telah melebihi batas.
Setelah mengetahui bahwa bangsa-bangsa dengan berbagai ras tersebut membentuk aliansi dengan tujuan untuk menghambat kekuatan mereka, bangsa Herodian meluncurkan sebuah serangan awal dan memulai perang baru. Perang kali ini ialah diantara bangsa Herodian dengan aliansi bangsa-bangsa dari sistem tata surya bintang Taurus. Dan pada suatu saat, perang tersebut mencapai masa damai, dan pada masa itu, masing-masing pihak mencari cara untuk menghancurkan musuhnya dengan cara yang lebih baik.

Bangsa Herodian harus menggunakan sumber daya yang sangat banyak untuk memenuhi nafsu mereka dalam pembangunan dan kemajuan peradaban mereka. Mereka memiliki ideologi tetang kehidupan di masa depan yang sangat bagus, yaitu : untuk memenuhi permintaan populasi maka harus meningkatkan produksi. Pemikiran tunggal inilah yang membuat mereka berkembang menjadi peradaban yang maju dan juga karena mereka memiliki struktur social yang sederhana dan efisien. Namun, biar bagaimanapun suatu filosofi tetap memiliki kelemahan, dan dalam hal ini, kelemahan terbesar mereka adalah konsumsi sumber daya yang terlalu tinggi untuk pembangunan dan kemajuan peradaban mereka.

Tetapi bangsa Herodian memiliki metode spesial untuk memenuhi kebutuhan sumber daya mereka. Mereka dapat mengirimkan makhluk special untuk memusnahkan seluruh kehidupan pada planet yang menjadi target, dan selanjutnya kekayaan yang ada didalamnya dirampas oleh mereka. Kebutuhan sumber daya ini disebabkan oleh perang dan untuk melebihi kemampuan dari aliansi Taurus. Dan bukanlah hal yang mengejutkan jika mereka menemukan tempat yang penuh dengan sumber daya, yaitu basis lain yang dikirim dari Bumi pada dahulu kala. Namun, bangsa Herodian terkejut melihat hal ini. Mereka mengira ras manusia telah musnah karena virus Arcane yang mereka kirim dulu. Tapi, ditempat ini terlihat bekas-bekas peradaban manusia, dan mereka bersumpah serapah bahwa tidak ada bangsa primitif yang dapat bertahan hidup dari senjata biologi Herodian, virus Arcane.


Tak lama setelah itu, bangsa Herodian mempersiapkan virus dengan versi baru yang lebih berpotensi dari virus pertama yang dikirim ke Bumi dulu. Virus ini sama dengan virus yang digunakan pada perang dengan aliansi Taurus. Ras manusia tak akan pernah tahu mengapa mereka punah, dan bangsa Herodian tidak akan ragu lagi bahwa mereka akan menguasai dan mengendalikan ras manusia. Tetapi, lagi-lagi, mereka meremehkan kemampuan ras manusia. Walaupun, sebagian besar manusia akan terinfeksi oleh virus, namun yang bertahan hidup akan menciptakan senjata untuk melawan balik virus baru tersebut.

Jumat, 24 November 2017

Direktur Arcane Research Club di sector Labrum, Dr. Do-Hyun adalah seorang ahli antropologi yang mempelajari asal mula peradaban manusia. Walaupun ia adalah seorang genius yang memiliki gelar ganda dalam ilmu biologi, antropologi dan arkeologi, ia dinilai sebagai orang yang kurang waras oleh perkumpulan peneliti. Sementara usahanya tersebut membuatnya berada di posisi tertinggi di dalam klub, namun di luar klub hanya membuatnya menjadi bahan tertawaan. Hal itu disebabkan oleh ketertarikannya pada kejayaan Mu an mitos peradaban Atlantis yang seharusnya ada di Bumi. Berbagai bentuk bebatuan yang terdapat di kepulauan Inggris dan keterkaitannya dengan misteri sejarah juga menjadi subjek utama penelitiannya, dan untuk mendukung teorinya.

Peradaban Atlantis adalah hal yang terbaik dalam sejarah karena teknologinya, tetapi tempat ini telah hancur akibat konflik dengan peradaban Mu, dan sisa korban hidupnya telah tersebar ke berbagai penjuru di dunia. Di kepulauan Inggris, yang sebelumnya tidak terdapat bebatuan dengan formasi yang unik, telah dibangun oleh peradaban Mu, sebagai tiruan kasar dari yang dibuat oleh peradaban superior. Hal ini dilakukan untuk mengobati wabah yang sedang menjangkit masyarat secara global, tetapi sangat disayangkan bahwa hal ini tidak memberikan solusi sama sekali. Biar bagaimanapun, kenyataan tadi memberikan kesimpulan bagi Do-Hyun bahwa virus Arcane pernah hidup di masa lalu dan juga telah menghancurkan peradaban Atlantis dan Mu.

Hal baiknya, Do-Hyun mendapat beberapa data mengenai bentuk kehidupan yang telah di temukan oleh Solberg Ivanovic sebelum kematiannya, dan ia telah mendapat laporan dari tim penyelamat mengenai sindrom Dimens sebelum mereka terinfeksi virus. Dr. Do-Hyun membuat sebuah pada kehancuran peradaban kuno berdasarkan penemuan-penemuan ini. Dia berpendapat bahwa peradaban teknologi tinggi Atlantis dan peradaban spiritual Mu telah memililih untuk berperang bukan hanya karena alasan biasa, tetapi karena mereka telah terjangkit sindrom Dimens yang disebabkan oleh virus Arcane.

Ia berspekulasi bahwa perang yang begitu dahsyat diantara keduanya membuat benua tempat mereka tinggal menjadi tenggelam. Perperangan tersebut bukan hanya membuat virus Arcane berhibernasi di bawah laut sana, tetapi juga menghilangkan catatan mengenai sindrom Dimens dalam sejarah manusia.

Namun, sindrom Dimens ternyata tidak benar-benar musnah dari kehidupan manusia, tetapi tinggal dan hidup bersama dengan manusia di dalam DNA mereka dan membuat mereka menjadi ras yang haus kekerasan. Hal ini membuatnya percaya akan penyebab dari kenyataan bahwa manusia tidak bisa bertahan hidup di kondisi yang ekstrim tanpa bersaing dengan sesamanya, lain dengan binatang.


Keterkaitan antara peradaban Mu dengan Moai stone membuat Do-Hyun berpikir sebuah ide baru tentang asal-usul virus Arcane. Ia berspekulasi tentang alasan mengapa peradaban dengan pembangunan teknologi yang maju dengan perkembangan spiritualis/kerohanian yang sangat baik ini tidak dapat berbuat apa pun terhadap penduduk mereka, apakah virus tersebut datang dari peradaban yang maju dalam kedua aspek, baik spirit/rohani maupun teknologi.

Spekulasi ini tidak diterima oleh komunitas peneliti di markas baru ras manusia; walaupun Do-Hyun mendukung teori ini dengan bukti-bukti nyata yang ada di Bumi, seperti StonehengePiramida dan berbagai bangunan-bangunan lain yang tidak jelas asal-usulnya.

Rabu, 22 November 2017


INGAT !!!
ini hanya WORK di beberapa RF PS aja ( Tergantung HS yg di pkek )

Bahan = disini aku pkek Cheat Engine 5.6

Berikut Tutorial bergambar cara Cheat FLY, BLINK, dan ASPD Force untuk RF Private Server

1. FLY

- Login kedalam RF
- Buka Cheat Engine nya
- Klik gambar Komputer ( Lihat Gambar / Biar Jelas : Klik knan Open With new Tab )


- Cari rf_online.bin ( Lihat Gambar / Biar Jelas : Klik knan Open With new Tab )


- Ubah Value Type menjadi Text ( Liat Gambar / Biar Jelas : Klik knan Open With new Tab )


- masukkan Nick kamu ( Contoh Liat Gambar / Biar Jelas : Klik knan Open With new Tab )


- maka akan muncul beberapa addres,
- cari yg ujungnya angka 0 ( liat Gambar / Biar Jelas : Klik knan Open With new Tab )


- Klik Knan > Browser This Memory Region
- ( Lihat Gambar / Biar Jelas : Klik knan Open With new Tab )


- Perhatikan Windows yang akan muncul
- Merah adalah Kode untuk FLY... cari E9 dan angka *jalan Kuda ke atas
-  (contoh CF > Gambar / Biar Jelas : Klik knan Open With new Tab)
- (CF = biasanya beda beda, bisa 81 dsb = intinya jalan kuda ke atas dari E9 )


- Klik kanan pada Kode e9 dan CF, lalu pilih Add this addres to the List
- ( liat gambar / Biar Jelas : Klik knan Open With new Tab )


- Lalu pada Type ubah jadi 2Byte, sehingga akan muncul
- ( liat gambar / Biar Jelas : Klik knan Open With new Tab )


- ubah 223 menjadi 201 > untuk mode FLY
- dan ubah 49871< beda tempat beda ketinggian ( Contoh aku ubah jadi 17345)
- Taaaaraaa! . . .
- Liat hasilnya ^_^





 2. ASPD Force

- Liat Kode warna Hijau ( di tempat yg sama kyak FLY )
- (Liat gambar / Biar Jelas : Klik knan Open With new Tab)


- Klik kanan > add this address to the List
- Lalu ubah Type menjadi Byte ( liat gambar / Biar Jelas : Klik knan Open With new Tab )


- Klik OK
- Conteng bagian Frozeen dan ubah value menjadi 255
- (liat gambar / Biar Jelas : Klik knan Open With new Tab)


- Taaaaaraaaa Selesai ^_^




3. BLINK

- sama kyak masih di addres yg ujungnya 0 (kyak FLY dan ASPD Force )
- Pencet Page Down 2x, lalu agak Scroll sedikit ke atas, maka akan
- (liat gambar / Biar Jelas : Klik knan Open With new Tab )


- Pada angka 42, klik kanan > add this addres to the List
- Ubah Type menjadi 2Byte
- Conteng Frozeennya, dan ubah value menjadi 111


- Taaaaraaa.... selesai ^_^

SEMOGA BERMANFAAAT ! . . .

Rabu, 15 November 2017



Credit : Hanna Aurellia 


RF Online - Novus Histories: Discovery of Ether
[The War of Calliana and Cartella]
RF Online - Jurnal Sejarah Novus: Penemuan Benua Ether
[Perang Calliana dan Cartella]


BAB 1. PENEMUAN ETHER 

Pada Era 36 Novus (NE36), penjelajah terkenal Bellato, Jack Robell dan Stephen Lures, melakukan sebuah ekspedisi wilayah utara Benua Asu. Area ini memiliki frekuensi badai salju yang tinggi dan medan magnetik yang kuat, sehingga tidak memungkinkan satelit luar angkasa untuk melakukan scanning, menghalangi penjelajah dan kartografer selama bertahun-tahun meneliti area barat laut ini.

Ekspedisi telah berlangsung selama bertahun-tahun dengan berbagai metode transportasi darat yang disesuaikan dengan lingkungan Arktik, hingga mencapai kondisi terburuknya. Para penjelajah ini tetap optimis dan meneruskan ekspedisi mereka hingga 3 bulan kembali, semua peralatan mereka hancur lebur oleh kondisi alam yang sangat liar. Namun, data yang mereka bawa membuat kagum semua orang.

Provinsi Ether [NE65]

Dua penjelajah ini telah menemukan sebuah wilayah yang mengapung tinggi di udara, di kawasan stratosfera yang lebih rendah dari Novus (10k di atas permukaan tanah). Walaupun mereka tidak dapat secara personal menjajaki sub benua ini, mereka berhasil mengambil beberapa foto yang memperlihatkan lusinan batu apung berukuran besar di sekitar wilayah utama. Hal yang kontroversial adalah foto yang memperlihatkan beberapa artefak yang dibuat oleh peradaban non-biologis. Mereka juga melaporkan adanya sinyal energi dan profil sensor yang konsisten dengan mesin aktif atau robotika. Penampakan misterius lain adalah foto gaib-seperti sosok beberapa perempuan tinggi besar dan selalu menghilang ke daerah setiap kali kamera/ manusia berusaha untuk mendekati mereka.
BAB 2. PENJELAJAHAN ETHER

Tertarik untuk menguak rahasia di wilayah ini, berbagai kelompok independen menempuh ekspedisi yang berbeda ke arah utara. Hanya sedikit yang mampu mencapai ke daerah yang yang lebih jauh, badai salju dan fluks magnetik yang keras menyebabkan tim tanpa persiapan, terpaksa kembali dengan sia-sia. Misteri wilayah daratan mengapung bertahan, dan tak lama dijuluki 'Ether' oleh tim eksplorasi Bellato. Kesibukan aktivitas setelah ekspedisi Jack Robell dan Stephen Lures menarik perhatian tim tracker dan scout Corite lokal.

Sumber intelejen Corite akhirnya menemukan penyebab peningkatan aktivitas Bellato akhir-akhir ini dan mengirim orang mereka sendiri untuk mencoba mengungkap rahasia tersebut. Ada berbagai kelompok yang percaya bahwa area tersebut adalah tanah Tirthas, di mana Veda pertama kali diturunkan oleh Decem. Ide-ide ini menyebar dalam kelompok Cora lokal lainnya dan bahkan sampai planet Cora. Meskipun mereka tidak langsung melakukan penjelajahan seperti yang dilakukan Bellato Robell dan Lure, tetap saja ada peningkatan minat di bagian utara dan dalam grup yang bersangkutan. Pihak Bellato pun memperhitungkan kerjasama dengan Corite untuk menaklukkan area yang liar ini.

Para Accretia tampaknya telah mengetahui keberadaan Ether pada saat itutetapi sejarah menuliskan bahwa mereka tidak mengambil perhitungan atau tindakan apapun yang berhubungan dengan gencarnya eksplorasi.

BAB 3. ASAL USUL CARTELLA

Pada awal NE37, Perserikatan Union Cartella (Cartella Mercantile Union) mulai mensponsori ekspedisi ke wilayah Ether. Ekspedisi lintas udara dengan pesawat atmosfer yang lebih kecil tidak berhasil, kru terpaksa kembali oleh kondisi yang sama. Tanpa kepastian mengenai keuntungan di sana, Cartella tidak mau mengirim kapal mereka yang lebih besar. Ekspedisi lanjutan kecil-kecilan harus dilakukan untuk menyuplai informasi yang lebih baik tentang daerah tersebut.

Seiring waktu, tim ilmiah dan tracker Cora berhasil menemukan jalur yang sedikit lebih aman dibandingkan melalui Badai Ether (kombinasi badai salju dan medan fluks elektromagnetik). Berbekal peta jalur yang lebih aman, ekspedisi yang kembali didanai oleh Cartella akhirnya mencapai daratan Ether.Di pertengahan NE37, bersama dengan Robell dan Lures, tim gabungan Bellato dan Cora pun tiba di Ether.


Kedua ras ini segera membangun pangkalan operasional mereka sendiri, yaitu dermaga khusus masing-masing bangsa (walaupun belum selesai sepenuhnya karena mengalami kesulitan dalam menyuplai kargo ke Ether). Mereka menemukan adanya artefak dan struktur peradaban yang aneh. Eksplorasi sementara struktur ini dimulai, bersamaan dengan pengingkatan upaya oleh Bellato untuk mengambil Ether, memanfaatkan turunnya minat Corite terhadap Ether (karena kurangnya bukti Ether sebagai tanah Tirthas). Pembangunan fasilitas transportasi dan modifikasi pesawat untuk menerobos badai Ether, seluruhnya berhasil dibangun oleh Bellato, didanai penuh oleh Cartella.

BAB 4. PERANG DIMULAI

Tim eksplorasi tak lama mengabaikan upaya ke lokasi energi dan 'wanita misterius' yang Robell dan Lures sebutkan. Untuk sementara, dua penjelajah ini melanjutkan penelitian pada dua misteri lain (tapi tak ada hasilnya juga). Mereka segera pergi ke daratan lain yang lebih menarik perhatian mereka, meninggalkan sedikit sekali informasi mengenai penampakan bentuk mechanoid dan sosok perempuan-perempuan yang tinggal di Arktik. Ada pihak-pihak lain yang tertarik dengan hal ini, terutama karena penggarapan sumber daya untuk pengembangan kawasan sebagai zona dan pos pertambangan. Menjelang akhir NE37sosok perempuan misterius dan robot otonom (yang telah terdeteksi sebelumnya) benar-benar muncul.

Tiba-tiba, hampir semua kontak dengan tim di Ether terputus. Hanya dermaga utama dan lokasi pendaratan yang masih berfungsi, sisanya diserang total. Hanya di pangkalan utama, serangan robot-robot dan perempuan-perempuan misterius itu masih dapat ditangani.

 

Para wanita itu kemudian diidentifikasi sebagai 'Calianas', dan rencana dengan cepat dibuat untuk kembali ke Ether. Namun, skala kesulitan melawan Calianas sangat jauh dibandingkan menaklukkan suku pribumi Novus yang lain.
Pada NE38, tim Cartella melawan kembali suku ganas ini didukung oleh kendaraan perang yang disebar di beberapa sektor. Apa yang mereka temui adalah sesuatu yang sangat berbeda. Mereka menemukan tentara Calianas dipimpin oleh figur berkekuatan besar, dijuluki Queen (Ratu), dan beberapa anak perempuan-yang menjabat sebagai komandan-disebut Princess (Putri). Kendali dari petarung Arktik sangat efektif, juga memanfaatkan teknologi tinggi pasukan robot, sehingga mengirim pasukan Cartella terguncang. Union Cartella kemudian mencoba berdiplomasi dengan Calianas, namun gagal. Calianas sudah menanamkan kebencian bagi bangsa-bangsa penyusup ini.

BAB 5. PERGERAKAN IMPERIUM ACCRETIA

Karena pasukan Cartella Union tidak sanggup menangani Calianas, kedua ras ini (Bellato dan Cora) mulai melakukan pendekatan kerjasama menyatukan pasukan dalam peperangan di Ether. Kedua ras setuju untuk saling memberikan asistensi untuk melawan Calianas, sebagian besar pasukan diturunkan dan ditugaskan untuk mengamankan area sekitar zona pangkalan pendaratan. Namun, ketika diminta untuk maju ke region yang lebih berbahaya, kedua pihak dari pasukan gabungan ini menolak dengan alasan masing-masing.

Monarki Bellato memberikan hak bagi pasukannya untuk memutuskan ikut atau tidak dalam operasi yang lain (selama memberikan keuntungan) hal ini menunjukkan bahwa organisasi militer Union dan Cartella Union memiliki relasi yang independen, kontrak individu antara seorang prajurit union dan Cartella bukanlah kewenangan pemerintah pusat. Aliansi Suci Cora juga membatasi pasukan tempur mereka dan lebih memfokuskan misi eksplorasi yang dikawal oleh pasukan Corite sendiri. Setelah tahu bahwa kawasan ini bukanlah tanah suci Tirthas atau area pertambangan yang vital, mereka menolak untuk memberikan pertolongan yang lebih jauh.


Pada tahun NE39Cartella tetap tidak berdaya menandingi kekuatan Calianas walaupun dengan bantuan Pasukan Suci dan Monarki Union. Monarki Union memperoleh persentase keuntungan besar dengan kontrak mahal pasukan mereka dengan Cartella, namun perusahaan besar ini tahu bahwa tanpa kekuatan pasukan yang lebih besar dalam operasi ini, impian menguasai sumber daya ekonomi di Ether menjadi sia-sia.

Bantuan paling besar akhirnya turun dari Kekaisaran Accretia, yang adalah harapan terakhir menaklukkan Ether. Accretian melangsungkan negosiasi yang sulit dengan Cartella, yang mengharuskan Cartella memasang beberapa unit Accretia dalam struktur perusahaan Cartella, sehingga Accretia juga ikut memperoleh keuntungan dari saham Cartella. Akhirnya setelah Cartella menyetujui tawaran dari pihak negosiasi Accretia, tanggapan dan mobilisasi tentara kekaisaran sangat cepat dan luar biasa.

BAB 6. OPERASI: LAWINE

Seminggu setelah kontrak ditekan, Kekaisaran Accretia telah menurunkan tidak kurang dari 4 Imperial Legion ke sub-benua Ether. Pasukan 3rd Imperial adalah yang memimpin komando dan pembuka jalan untuk 4 Legion koloni selama 3 hari proses pendaratan mereka. Operasi pendaratan Accretia tergolong ekstrim, karena harus mengoperasikan kendali manual menembus Badai dan medan yang sulit sekitar Ether, 2 pesawat cruiser pasukan 3rd jatuh karam selama proses ini. Bangkai salah satu pesawat tersebut masih bisa dilihat sampai saat ini.

Pasukan Accretia 9th14th18th, dan 23rd dikerahkan di Novus, membentuk operasi komando Legio Prima planet Novus. Legio Prima berada di bawah komando Thor, lalu menjadi Legate dari Legion 14th. Sebagai Dux dari Prima Legio Ether, Thor melakukan serangan langsung terhadap wilayah Calianas sesuai dengan perintah kekaisaran yaitu 'mengamankan dan memenangkan daerah kontinental Ether'. Akhirnya Calianas terdesak kembali ke pedalaman Ether, banyak dari Princess Calianas tewas dalam pertempuran ini (dikenal sebagai Battle of White Hall). Pasukan Calianas terbagi menjadi dua bagian, yaitu basis pertahanan di Tanah Jack dan pasukan lainnya di Tanah Lures (dinamakan menurut penjelajah Bellato yang pertama kali menemukan lokasi ini).


Thor ditunjuk untuk melanjutkan serangan terhadap Princess petarung terbaik, Audion Caliana, yang percaya bahwa ia adalah pemimpin sesungguhnya suku Caliana. Thor menugaskan legion Legate 9th, Advent, untuk menghabisi pasukan Caliana yang lain. Menggunakan keahliannya dalam manuver-manuver jarak dekat, Advent memojokkan pasukan Calianas hingga terjebak di Tanah Lures. Calianas pun mengajukan tawaran untuk menentukan kemenangan dengan mengirimkan tantangan duel.

Legion 9th mengirim petarung terbaik mereka dalam duel melawan Caliana Queen itu sendiri. Duel ini berakhir dengan kekalahan pada pihak Calianas dikarenakan Queen sendiri tidak berada dalam kondisi terbaiknya setelah pertempuran sebelumnya di White Hall.

Sementara itu, tentara Thor yang terdiri dari Prima Legio, mengejar Audion Caliana hingga ke Tanah Jack. Pertarungan sengit berlangsung di antara dua kekuatan yang besar ini, namun, pada akhirnya pertahanan Calianas berhasil ditembus dan pasukan Calianas dibantai habis. Audion Calianas dan beberapa pengawal elitenya berhasil lolos dari serangan Thor.

BAB 7. KONKLUSI PEPERANGAN
 

Dengan berhasilnya operasi eliminasi Calianas dari Ether, Accretia diberikan jatah area kekuasaan yang besar oleh kontrak Cartella. Thor diangkat sebagai Imperial Administrator pada area tersebut, sebagai perwakilan Kekaisaran Accretia. Thor menempatkan markas utama operasinya di bekas benteng pertahanan Audion Caliana dan memanfaatkan Platform Ether sebagai aset Imperial. Dominasi imperial berlanjut hingga awal Perang Novus I, dimana seluruh legion ditarik dari Ether kecuali Legion yang memang khusus dialokasikan di provinsi Ether


Pada NE62Thor mendeklarasikan dirinya bukan lagi sebagai bagian dari Kerajaan Accretia dan bergabung dengan pasukan Clockwork Brigade, yang dicap Kerajaan sebagai suatu pemberontakan. Thor beserta pasukannya mengunci diri dalam Lab biologi Cartella dan memutuskan segala kontak dengan dunia luar. Pada saat inilah Calianas mulai pulih dan kembali menguasai beberapa area di benua apung ini.

Unordered List

Sample Text

Blog Archive

Blogger Tricks

Popular Posts

Recent Posts

Text Widget